Rumah Kedua di Balik Buku Tua Bagi kebanyakan orang, perpustakaan sekolah adalah tempat yang membosankan. Namun, bagi Rara dan Maya, tempat itu adalah markas besar mereka. Di pojok belakang, di antara rak-rak buku tua yang berdebu, persahabatan mereka tumbuh subur sejak kelas 1 SMP hingga kini mereka duduk di kelas 3. Rara adalah si ceroboh yang pandai menggambar, sedangkan Maya adalah si tenang yang kutu buku. Mereka seperti dua kutub yang berbeda, tapi entah bagaimana, selalu menyatu. "Ra, kalau nanti kita SMA beda sekolah, kamu bakal lupain aku enggak?" tanya Maya suatu siang, memecah keheningan saat mereka mengerjakan tugas sejarah. Rara menghentikan goresan pensilnya, menatap sahabat dekatnya itu tajam. "Pertanyaan bodoh apa itu, May? Biarpun kita pisah benua, kamu tetap sahabat terbaikku. Siapa lagi yang mau dengerin curhatan aku tentang cowok-cowok di kelas?" Maya tersenyum lega. Mereka kembali diam, menikmati kebersamaan tanpa perlu banyak bicara. ...