Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

blog minggu ke-10

  Tentang Keikhlasan (Tema Cinta/Persahabatan) Melepaskan bukan berarti kalah, Hanya tahu kapan harus mengalah. Menerima takdir dengan dada lapang, Agar damai kembali datang.   Rumah Kardus Pak Tua Setiap pagi, Pak Tua duduk di bangku taman, mengamati orang-orang yang terburu-buru. Baginya, hidup adalah aliran waktu yang tenang, bukan perlombaan. Meskipun tinggal di gubuk kecil dan hanya menjual kerajinan tangan dari kardus bekas, senyumnya tidak pernah lepas.  Suatu hari, seorang pemuda kaya yang stres menghampirinya, bertanya bagaimana bisa begitu bahagia di tengah kekurangan. Pak Tua hanya menjawab, "Bahagia bukan tentang apa yang kita miliki, tapi tentang apa yang kita syukuri." Pemuda itu terdiam, merenungi bahwa hidup seringkali serumit pikiran manusia sendiri, padahal makna sebenarnya ada pada kedamaian hati.   

Tugas blog

 puisi Tentang Harapan (Tema Alam) Benih yang tertanam dalam gelap, Tak selamanya terkubur senyap. Ia sabar menunggu hujan, Untuk tumbuh menyapa matahari pagi.  

Tugas

Tugas Blog! Puisi: Tentang Perjuangan (Tema Motivasi) Kaki lelah, peluh menetes, Bukan alasan untuk protes. Langkah kecil terus berlanjut, Mengejar mimpi yang terpaut.     Cerpen: Lentera di Ujung Senja Adi, seorang anak yatim piatu, terbiasa bangun sebelum subuh untuk membantu neneknya mengumpulkan kayu bakar di hutan. Meskipun lelah, ia tak pernah mengeluh. Di sekolah, ia selalu bersemangat, berbeda dengan teman-temannya yang sering malas.  Suatu hari, banjir besar melanda desa mereka, menghancurkan rumah-rumah, termasuk gubuk sederhana Adi. Banyak tetangga meratap, namun Adi justru mengumpulkan kayu-kayu sisa reruntuhan untuk membantu tetangganya memperbaiki rumah yang rusak parah. "Adi, istirahatlah. Tubuhmu kecil, jangan paksakan diri," ujar seorang warga. Adi tersenyum sambil terus bekerja. "Rumahku hancur, Nek. Tapi tanganku masih utuh. Kalau tidak dipakai sekarang untuk membantu, kapan lagi?" Bantuan kecil Adi ternyata memicu se...