Bulan Suci Ramadan

Ramadhan kali ini terasa berbeda bagi Ali. Ia belajar bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan tentang empati dan berbagi. Suatu sore, saat ia bergegas pulang untuk berbuka, ia melihat seorang anak jalanan yang tertidur lesu di depan toko, menahan lapar.

Ali teringat bekal takjil yang diberikan ibunya. Timbul keraguan di hatinya, "Kalau kuberikan, aku tidak makan takjil?" Namun, ia teringat pesan ibunya bahwa berbagi di bulan puasa pahalanya berlipat ganda. Ali pun menghampiri anak itu dan memberikan semua makanan yang dibawanya.

Wajah anak itu cerah seketika, dan ia mengucapkan terima kasih dengan tulus. Ali merasa bahagia, perasaan yang lebih nikmat daripada sekadar kenyang. "Alhamdulillah," bisik Ali dalam hati, mengerti bahwasanya rezeki yang ia miliki juga ada hak orang lain di dalamnya. Ramadhan benar-benar membawa keberkahan dan hidayah bagi hatinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Permata Taman